Logikanya.
Jika sebuah rasa dibarengi dengan logika akan melahirkan dua hati yang berindikasi lara Karena rasa itu lebih mengedepankan hati, lain dengan logika yang hanya bermodalkan pemikiran. Waktu terbuang, uang berkurang, rasa menjauh karena hati tergarang oleh cinta yang bersarang mengatasnamakan cinta. Berbicara tentang hati sebenarnya aku belum cukup menguasai kata itu. Dikarenakan aku belum menemukan hati tempat untuk aku tempati. Dimana rasaku bersarang, berlindung dari kerasnya roda kehidupan. Aku lebih suka berbicara tentang logika. Logika yang sering membantu hati nuraniku mampu melihat bahwa dirinya tidak layak diharapkan lagi, karena ternyata sebuah kalimat ” tidak ada kepedihan yang paling pedih selain berharap kepada manusia ” itu sangat benar. Faktanya aku pernah sempat dikecewakan oleh harapan yang aku taruh pada seorang insan. Kalau semesta mampu berbisik pasti dia akan memintaku untuk pergi, dari harapan yang hanya membuat kekecewaan. Kecewa karena sempat dik...