Manusia dan kartun

Halo kawan-kawan pembaca yang mengagumkan!!!!

Manusia adalah sebuah karya tuhan untuk semesta dengan beragam macam karakter ada yang berkarakter seperti nobita dalam kartun doraemon yang pemalas. Ada yang berkarakter layaknya tokoh Nara Shikamaru dalam kartun Naruto yang sabarnya minta ampun. Ada pula yang mirip karakter tokoh Winnie The Pooh yang ramah dari semua karakter kartun di layar kaca perfilman negara kita.

Berbicara tentang kartun atau anime yang sering di pertontonkan sewaktu kita kecil ada satu tokoh yang teramat saya sukai. Siapakah tokoh tersebut….??? hayoo siapa hehe,

Doraemon, iya tokoh ini, siapa sih yang gak kenal dengan sosoknya. Kurang baik apalagi coba doraemon. semenyebalkanya apapun nobita dan kawan-kawanya, dia tidak pernah pelit untuk berbagi, terutama alat-alat canggih yang terkadang terasa konyol denganya. Aku belajar inovatif dari robot kucing ini. Memang aku tak se-ekstrem Doraemon tapi setidaknya aku akan terinspirasi bahwa untuk memecahkan permasalahan kita harus cerdas mengolah otak kita.

Dan yang paling aku sukai dia mengajarkanku untuk setia kawan bagaimanapun kondisinya dan tidak membedakan siapa saja yang akan kita jadikan teman. Dan saya yakin kawan-kawan pembaca disini punya idola tokoh kartun masing-masing. Entah itu kartun yang berkarakter sangat buruk perilakunya tapi yang terpenting adalah bagaimana kita belajar dari sosok karakter kartunya.

kartun yang peranya baik bertujuan untuk mencotohkan bahwa kita harus berbuat baik seperti yang diperankan kartun tersebut. Lalu bagaimana dengan kartun yang punya peran jahat??? apa yang bisa kita ambil dari karakternya yang kita tonton? kalau tidak ada manfaatnya mengapa dibuat kartun dengan karakter jahat?

kawan-kawan pembaca yang mengagumkan, kartun yang berkarakter buruk bisa kok kita jadikan pembelajaran dalam hidup. Contohnya saja Picollo , sosok kartun dalam film Dragon Ball, sejahat-jahat dan sekejam-kejamnya dia, Picollo takkan menghajar Goku ketika Goku sudah tidak berdaya lagi, dia juga memakai sorban walaupun tidak sholat dan sholeh. dia tetap menjaga penampilanya.

Masih banyak lagi sosok-sosok kartun yang semuanya miripp dengan kita sebagai makhluk hidup dan manusia nyata. semuanya mengajarkan kita tentang hakekat hidup jika kita pintar mengambil pelajaran. Saya termasuk yang senang dengan kartun, bahkan saya punya banyak koleksi kartun-kartun zaman old yang saya simpan untuk ditonton. Tapi pointnya bukan tentang suka nonton kartun atau tidak.

Sebenarnya saya hanya ingin berdiskusi bahwa sebenarnya karakter manusia itu unik layaknya tokoh kartun yang pernah kita tonton sewaktu kita kecil. Beragam-ragam karakternya pun sama ada yang pemalas, rajin, dermawan, pengasih,dan masih banyak lagi yang semua itu mirip dengan kartun.

Berperanlah seperti engkau ingin perankan dirimu

Berkarakterlah seperti engkau ingin berkarakter

Jangan malu jika kita adalah karakter yang jahat karena penonton di film kartun pun mampu mengambil sisi baik dari karakter jahatnya seperti saya hehe. yang terpenting bagaimana kita bisa mengendalikan karakter kita agar bermanfaat.

Salam pecinta kartun zaman Old . Aku kangen akan kartun dimana kecil dulu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Logikanya.

Tebing retak