Tebing retak

Aku adalah aku yang selalu salah dimatamu

Aku adalah bukan mereka yang selalu ada dikeseharianmu.

Namun asal kau tahu aku akan menjadi apapun jika kau mau. Menjadi kekasihmu, misalkan. Atau menjadi garda terdepan disaat kau butuh sebuah kalimat ” Aku sayang kamu.

begitulah aku menyimpulkan diriku sendiri kepadamu. Aku ingin menjadi sosok makhluk yang mampu membuatmu tersenyum disetiap awal harimu, membuatmu tenang di dalam aktifitasmu,dan menjadi bahu sandaran diakhir malam mu.

Aku adalah aku yang engkau pandang sebelah mata

aku adalah aku sesosok raga yang tidak pernah engkau butuhkan

Tetapi aku mampu melakukan hal-hal yang menurut aku sendiripun terasa konyol. Aku mampu mengalah mengatasnamakan kalah supaya kau tidak marah. Aku mampu berkorban dengan mengorbankan sebuah harga diri agar kau tak pernah sendiri. aku mampu !.

Tapi apa kau bisa dan mampu mengerti aku?

Disini bukanya aku menuntut sesuatu darimu yang seakan-akan kau memberi nama mengekang, prosesif dan yang lainya yang selalu saja aku tak pernah benar menurutmu. Hanya saja aku ingin dihargai selayaknya aku berusaha menghargaimu semampuku. Masih saja seperti kemaren, aku belum mampu membuatmu mau memperjuangkanku nyatanya disini aku yang berjuang sendiri.

Aku tak keberatan menunggu lebih lama jika pada akhirnya kau yang dipilihkan Tuhan di akhir ceritaku.

pergilah !!!!!

bermainlah dibanyak hati.

berlabuhlah dibanyak tempat.

berpetualanglah !

sampai rasa penasaranmu habis. lalu ,

kau putuskan bahwa bersamaku adalah tujuan akhir dari semua tujuan perjalanan panjangmu itu.

Sudahlah tidak usah diperpanjang lagi, lagian dirimu sudah lelah kan dengan semua ini. kau lelah dengan drama cinta yang kau buat sendiri, dan kurasa aku juga lelah dengan itu. semacam jenuh tapi tak mau usai, seperti muak tapi tidak mau pergi. semuanya seakan penuh dilematis.

Kurasa berkorban segalanya untuk seseorang yang dicinta tidak pernah salah karena itu sampai saat ini aku masih melakukan hal bodoh untukmu.

Mencintai tanpa dihargai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Logikanya.